Banyak orang berpendapat bahwa perempuan sebaiknya tidak berpendidikan terlalu tinggi karena akan sulit mencari suami. Akan tetapi, apakah pernyataan tersebut sepenuhnya benar? Saya akan berbagi pendapat melalui sudut pandang yang berbeda.

Di era yang sudah moderen ini, dapat dilihat bahwa banyak perempuan yang membangun karir mereka sendiri dan hal tersebut tentunya membutuhkan tingkat inteljen yang cukup tinggi. Sudah tidak sedikit keluarga yang kedua orang tua nya bekernya untuk mencari nafkah dan ada pula perkara dimana sang suami menjadi suami rumah tangga dan istri lah yang menjadi tulang punggung keluarga dalam hal finansial. Hal ini bukan lah hal yang istimewa dimata banyak orang sekarang ini dan hal ini pula lah yang membuat saya untuk memiliki sudut pandang yang berbeda dari kebanyakan orang yang menyatakan bahwa perempuan sebaiknya tidak berpendidikan terlalu tinggi agar mudah mendapat suami. Sebagai salah satu contoh adalah Kate Middleton, prinses yang telah mendapat gelar Duches of Cambridge di Inggris, isteri dari Pangeran William. Kate tidak berasal dari keluarga bangsawan, melainkan berasal dari keluarga biasa. Karena ia menjunjung pendidikan yang tinggi di St. Andrews University yang termasuk 20 universitas terbaik di dunia, Kate berhasil menemukan pasangan hidupnya, William, seorang pangeran di Inggris. Tanpa pendidikan yang tinggi, Kate tidak akan berhasil menemukan pasangan hidupnya yang juga merupakan orang terpelajar dan dihormati oleh seluruh dunia. Ia tidak akan berhasil menemukan sosok seorang suami yang pintar, menawan, dan berkelas.

Maka itu, pernyataan bahwa perempuan yang tidak berpendidikan tinggi akan lebih mudah mendapat suami tidak sepenuhnya benar. Banyak di luar sana, yang justru mendapatkan pasangan hidupnya saat sedang menuntut pendidikan yang tinggi, seperti Kate. Berpendidikan tinggi atau tidak, tidak boleh didasarkan oleh kemudahan mencari suami. Seseorang yang ingin menjenjang pendidikan yang tinggi tidak boleh dihalangi dengan alasan sulit mendapat suami, karena hal tersebut akan merubah tujuan hidup individu tersebut. Dari yang tadinya bertujuan untuk menjadi seorang yang terpelajar dan sukses, menjadi mencari suami.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s